Sabtu, 16 Agustus 2014

Resep Mie Panjang Umur

Lama Memasak: 45 menit
Porsi: 4 orang
Energi: 305 Kkal/orang
Bahan-bahan :
- 400 g mie basah
- 100 g ati ampela
- ¼ bh kol
- 2 ikat sawi hijau
- 5 siung bawang putih
- 12 btr telur puyuh rebus
- 2 bh cabai merah
- 6 sdm SAORI® Saus Tiram
- 5 sdm minyak goreng
Pelengkap :
- Bawang Goreng

Cara Membuat:
1. Cincang bawang putih. Iris serong cabai merah. Iris-iris kol. Potong- potong sawi dan ati ampela.
2. Tumis ati ampela hingga matang. Masukkan bawang putih dan cabai merah, masak hingga harum.
3. Masukkan sawi dan kol, aduk rata.
4. Masukkan mie, telur puyuh, dan SAORI® Saus Tiram, aduk rata, masak hingga matang, angkat, dan sajikan.
Info Produk:
Ingin sajian mie goreng yang istimewa namun praktis membuatnya? Coba deh resep Dapur Umami yang satu ini, kebetulan pas dengan momen tahun baru Imlek, yaitu Mie Panjang Umur. Mie goreng ini terasa sangat berbeda dan istimewa karena SAORI® Saus Tiram yang rasanya gurih asin menyatu sempurna dengan masakan Ibu, selamat mencoba!
Tips:
Sejarah Mie Panjang Umur
Mie panjang umur adalah simbol kehidupan yang panjang dan kebahagiaan yang tak pernah putus bagi masyarakat keturunan Tionghoa.
Mie panjang umur sama seperti cake pada perayaan ulang tahun, maka bagi yang berulang tahun biasanya memakan mie tersebut sebagai simbol panjang umur. Tidak hanya pada saat ulang tahun, mie panjang umur juga disantap pada saat Imlek, pernikahan, maupun ulang tahun pernikahan.
Mie menjadi simbol panjang umur karena bentuk mie yang panjang. Mie ini diharapkan tidak terputus saat dimakan. Oleh karena itu, lazimnya mie panjang umur dimakan menggunakan sumpit.
Biasanya mie panjang umur diisi dengan berbagai macam bahan seperti seafood, ayam, daging, sayuran seperti sawi hijau, sawi putih, kol, dll, serta ditambahkan telur puyuh rebus. Telur puyuh yang digunakan umumnya diberi pewarna makanan berwarna merah karena warna merah dipercaya melambangkan keberuntungan, kebahagiaan, dan semangat hidup.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar